Berita
Cuaca Buruk, Nelayan di Aceh tak Melaut
Wednesday, 09/06/2010 - 19:19 WIB
Banda Aceh-AV: Gelombak tinggi yang disertai angin kencang dalam sepekan terakhir, menyebabkan sejumlah nelayan di Banda Aceh dan Aceh Besar, Provinsi Aceh, urung melaut.
Sejumlah nelayan di Pelabuhan Ikan, Lampulo, Banda Aceh, memilih beritirahat serta memperbaiki peralatan melautnya hingga kondisi laut kembali normal.
Nurdin,salah seorang nelayan mengatakan, cuaca buruk selama beberapa hari terakhir menyebabkan aktivitas mereka terhenti. Nurdin juga mengaku, selama kondisi laut belum normal, hasil tangkapan mereka juga menurun, karena ikan sulit di dapat.
“Sudah seminggu lebih kami tidak melaut. Ombak dilaut cukup besar, menyulitkan kami untuk mencari ikan,” katanya, di tempat pelelangan ikan (TPI), Lampulo, Banda Aceh, (9/6).
Sementara itu, Panglima Laot Aceh, Teuku Bustamam, mengatakan, gelombang tinggi terjadi hampir di seluruh laut di Aceh. Pihaknya mengaku, sudah mengimbau agar nelayan menunda melaut sampai cuaca kembali normal.
“Tapi ada juga nelayan yang tetap melaut karena desakan ekonomi, Ini sangat wajar,” kata Teuku Bustamam.
Terhentinya aktivitas nelayan beberapa hari terakhir juga berdampak pada naiknya harga ikan. Di pasar ikan Peunayoung, Banda Aceh, harga ikan basah naik dua kali lipat dari harga normal. Misalnya saja, satu keranjang ikan tongkol yang biasa Rp200 ribu, kini menjadi Rp400 ribu. (av)












